,,Kabarpublik.my.id,, Lampung Barat — Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengajak komunitas offroad untuk ikut mempromosikan pariwisata Lampung Barat.
Ajakan itu disampaikan saat acara Ramah Tamah Camping dan Fun Offroad Jelajah Alam Lampung Barat 2026 di Kawasan Kebun Raya Liwa (KRL), Jumat (25/9/2026) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Satukan Jangan Pisahkan” ini digelar oleh Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Chapter Lampung Barat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus yang juga Ketua SKIn Chapter Lampung Barat, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, YM Sultan Jaya Kesuma IV Paksi Bejalan Di Way, keluarga besar offroader dari OKU Selatan, Sumatera Selatan, SKIn Chapter se-Provinsi Lampung, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah Lampung Barat.

Menurut Bupati Parosil, komunitas roda empat seperti SKIn merupakan wadah strategis untuk menjual destinasi wisata daerah.
“SKIn chapter komunitas roda empat, ini sebagai wadah untuk kita mempromosikan, menjual produk pariwisata di Lampung Barat, bukan hanya Kebun Raya Liwa tetapi wisata-wisata lainnya dengan lintasan offroad. Ini ikhtiar kita bersama banyak wisata yang bisa kita promosikan,” ujar Parosil.
Ia menilai, Lampung Barat memiliki keunggulan topografi yang tidak dimiliki daerah lain di Lampung untuk jalur offroad.
“Mungkin jalur offroad di Lampung Barat ini tak ada tandingannya di Provinsi Lampung, apalagi topografinya pegunungan, kalau daerah lain mungkin hanya kisaran 500 MDPL dengan kawasan perkebunan karet atau sawit, tetapi di Lampung Barat bisa mencapai 750 hingga 1200 MDPL dengan jalur alam ekstrim,” kata dia.
Selain itu, pemilihan Kebun Raya Liwa sebagai lokasi pembukaan dinilai sebagai inovasi baru promosi wisata.
“Ini inovasi baru, pembukaan acaranya di Kebun Raya Liwa Tempat Bermain Anak (TPA), ini sebagai promosi wisata yang ada di Kebun Raya Liwa. Tentu dengan adanya kegiatan seperti ini akan menumbuhkan perekonomian, sebab ada UMKM yang berjalan,” ucapnya.
Parosil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi dari seluruh anggota sehingga terselenggara kegiatan ini. Ini sebagai bentuk partisipasi, kepedulian, cintanya kepada Lampung Barat dari para anggota SKIn,” tuturnya.
“Satukan jangan pisahkan, jadi memang konteks kegiatan hari ini persaudaraan, kita disatukan dengan hobi, selera, bakat, keinginan dan harapan terjalin keeratan persaudaraan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Ir. Robert Putra mengatakan, kegiatan ini diikuti 32 unit kendaraan dengan sekitar 150 personel dari berbagai daerah dan masih terdapat beberapa unit yang masih di dalam perjalanan menuju camp KRL.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir. Alhamdulillah, kegiatan ini diikuti 32 unit kendaraan dengan jumlah sekitar 150 personel dan masih ada tambahan menyusul, tidak hanya dari Provinsi Lampung saja tetapi ada dari Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan, dan dari Provinsi Lampung ada dari Lampung Selatan, Pringsewu, Tanggamus, Bandar Lampung,” ujar Robert.
“Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan offroad, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, menjaga persaudaraan, sekaligus menikmati dan memperkenalkan keindahan alam Lampung Barat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Parosil berharap Kebun Raya Liwa bisa menjadi lokasi camping bagi komunitas lainnya.
“Harapannya tempat wisata seperti Kebun Raya Liwa ini bisa dijadikan tempat camping organisasi-organisasi lainnya, seperti halnya yang dilakukan SKIn untuk mempromosikan pariwisata daerah Lampung Barat,” pungkasnya. (Pewarta Hans)





