Tangis dan Sorak Pecah di Final LCT SMP Lampung Barat, Balik Bukit Keluar sebagai Juara

 

,,Kabarpublik.my.id,, Lampung Barat — Tegang berebut jawaban, menahan gugup, hingga akhirnya pecah dalam tangis dan sorak kegembiraan.

Suasana itu mewarnai final Lomba Cepat Tepat (LCT) tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Lampung Barat di Lamban Gedung Pancasila, Kompleks Perkantoran Pemkab Lampung Barat, Kamis (17/9/2026) malam.

Sesaat sebelumnya, para peserta dari enam tim finalis masih beradu cepat menjawab pertanyaan.

Mata tertuju pada soal, tangan sigap berebut kesempatan di atas tombol sirine, sementara dukungan dan tepuk tangan terdengar dari para pendamping.

Ketegangan berubah menjadi haru ketika dewan juri mengumumkan hasil akhir.

Ada yang menangis, ada yang bersorak, ada pula yang saling berpelukan.

Trofi dan uang pembinaan kemudian diserahkan langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus kepada para juara.

Tim Kecamatan Balik Bukit keluar sebagai Juara I, disusul Kecamatan Sekincau sebagai Juara II dan Kecamatan Belalau sebagai Juara III.

Sementara itu, Juara Harapan I diraih Kecamatan Sumber Jaya, Harapan II Kecamatan Batu Brak, dan Harapan III Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).

Bagi para peserta, kemenangan malam itu bukan sekadar membawa pulang trofi. Ada kerja sama tim, bimbingan guru, dan proses belajar yang mereka jalani sebelum berdiri di panggung final.

M. Ibram Al Araf, siswa SMPN Sekuting Terpadu sekaligus juru bicara tim LCT Kecamatan Balik Bukit, mengaku bersyukur atas hasil tersebut.

“Terima kasih untuk tim karena kita sudah bekerja sama dengan baik, mencurahkan segala yang kita bisa semaksimal mungkin sehingga mendapat juara satu,” kata Ibram.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lampung Barat yang telah menggelar LCT.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus memacu semangat belajar.

“Terima kasih kepada pemerintah kabupaten yang sudah mengadakan kegiatan sekeren ini, sebermanfaat ini. Harapannya anak-anak Indonesia, khususnya di Lampung Barat, bisa semakin cerdas, pintar, dan lebih baik,” ujarnya.

Harapan serupa ia sampaikan kepada para guru yang selama ini membimbing timnya.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada para guru yang sudah mencurahkan segalanya, mendidik, membimbing, mengajarkan, dan mendukung kami sehingga mendapat juara,” kata Ibram.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan LCT tidak semata-mata menjadi ajang mencari siapa yang paling cepat menjawab pertanyaan.

Lebih dari itu, kompetisi tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk membangun keberanian, kerja sama, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

“Yang terpenting dari kegiatan ini bukan hanya siapa yang menjadi juara. Anak-anak kita telah belajar bagaimana bekerja sama, berani mengambil keputusan, menghargai proses, dan tetap tenang ketika berada dalam tekanan,” ujar Parosil.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru, pendamping, dewan juri, serta jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

“Untuk yang malam ini menjadi juara, jangan berhenti sampai di sini. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus belajar. Dan bagi yang belum mendapatkan juara, jangan merasa kalah. Keberanian untuk tampil dan mengikuti proses ini juga merupakan sebuah prestasi,” katanya.

Parosil berharap kegiatan seperti LCT dapat terus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia Lampung Barat.

“Kita ingin anak-anak Lampung Barat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, percaya diri, memiliki karakter, dan mampu bersaing. Pemerintah daerah akan terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan potensi terbaiknya,” ujarnya.

LCT Lampung Barat berlangsung selama dua hari, yakni kategori SD sederajat pada 16 September dan kategori SMP sederajat serta PKK pada 17 September 2026.

Untuk tingkat SD, setiap kecamatan mengirimkan dua tim dengan masing-masing tim beranggotakan 10 orang.

Tingkat SMP mengirimkan satu tim dari setiap kecamatan dengan anggota 10 orang, sedangkan kategori PKK diikuti satu tim.

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan pengumuman dan pemberian apresiasi bagi para juara yang disaksikan langsung Bunda Literasi Lampung Barat Partinia Mabsus, Jajaran Pemkab Lampung Barat, Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) dan para dewan guru pembimbing.(Pewarta Hans)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *