GEDUNG SURIAN — Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan, UPTD Puskesmas Gedung Surian resmi melaksanakan program Intervensi Pemberdayaan Masyarakat Berdasarkan Siklus Hidup di UPK D/K Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat, pada tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan nasional melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP), yang mengutamakan pelayanan promotif dan preventif sejak dalam kandungan hingga lanjut usia.
Pendekatan Baru, Lebih Menyeluruh
Berbeda dengan pola pelayanan sebelumnya yang berbasis program penyakit, pendekatan baru ini membagi pelayanan kesehatan sesuai tahapan siklus hidup manusia, meliputi ibu hamil, bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja, usia produktif, hingga lansia. Hal ini bertujuan agar setiap kelompok masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang tepat sasaran, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Kepala UPTD Puskesmas Gedung Surian, Leni Patriawati, S.Kep., Ners, menyampaikan bahwa program ini juga merupakan wujud nyata pemberdayaan masyarakat. “Kesehatan bukan hanya tugas tenaga medis, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui UPK D/K dan Posyandu, kita mengajak masyarakat Pekon Trimulyo untuk aktif menjaga kesehatan diri dan lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Layanan Menyeluruh Sepanjang Siklus Hidup
Program ini mencakup lima kelompok sasaran utama dengan kegiatan intervensi yang disesuaikan:
Ibu Hamil, Nifas & Menyusui
Pemeriksaan kehamilan lengkap, pemantauan gizi, pemberian Tablet Tambah Darah, kelas ibu hamil, serta pendampingan persalinan dan masa nifas bagi ibu berisiko tinggi.
Bayi & Balita
Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, imunisasi rutin, pemberian Vitamin A, konseling gizi ASI eksklusif dan MPASI, serta deteksi dini stunting dan gizi buruk.
Anak Usia Sekolah & Remaja
Skrining kesehatan fisik, anemia, kesehatan reproduksi, hingga pencegahan perilaku berisiko seperti merokok dan penyalahgunaan narkoba.
Usia Produktif
Pemeriksaan dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (hipertensi, diabetes, obesitas), serta pencegahan penyakit menular seperti TBC dan HIV/AIDS.
Lansia
Pelayanan Posyandu Lansia meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, deteksi gangguan penglihatan dan pendengaran, serta kunjungan rumah bagi lansia yang tidak dapat hadir.
Kolaborasi Membangun Kesehatan Pekon Trimulyo
Keberhasilan program ini tidak lepas dari peran aktif berbagai pihak. Pemerintah Pekon Trimulyo melalui Peratin dan perangkat pekon memberikan dukungan sarana dan prasarana. Sementara itu, kader kesehatan dan kader Posyandu berperan ganda sebagai ujung tombak pelayanan sekaligus penggerak partisipasi warga.
“Kami sangat mendukung program ini karena langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Dengan adanya pelayanan terpadu di UPK D/K, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Puskesmas untuk pemeriksaan rutin,” ungkap salah satu perangkat pekon Trimulyo.
Sasaran & Harapan
Sepanjang tahun 2026, program ini akan dilaksanakan secara berkala setiap bulan di UPK D/K dan Posyandu di seluruh wilayah Pekon Trimulyo. Target yang ingin dicapai antara lain cakupan pemeriksaan ibu hamil ≥95%, kehadiran balita ke Posyandu ≥90%, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Dengan pendekatan berbasis siklus hidup ini, diharapkan tercipta masyarakat Pekon Trimulyo yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat dasar ini juga menjadi fondasi kuat dalam menekan angka kesakitan dan menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Gedung Surian pada khususnya dan Kabupaten Lampung Barat pada umumnya.
(Reff Hans)





